Copyright © Arga Litha
Design by Dzignine
4.5.13

Arti Warna Putih


Hai ... Saya si Putih!

Saya ingin bekisah tentang kepribadian para penyuka saya. Walau mungkin tidak 100% benar, tapi tidak ada salahnya diketahui. Untuk apa? Untuk belajar mengenal orang lain dari warna kesukaannya. Manusia makhluk sosial, tidak akan lepas dari hubungannya dengan orang lain. Dalam berkawan, haruslah memahami karakter lawan bicara. Dengan demikian, terciptalah perdamaian. Alasan seorang tak menyukai seorang lainnya, salah satunya ialah karena tidak ‘mengenal’. Tak kenal, maka tak sayang!

Dulu, pemilik blog ini kurang menyukai saya. Alasannya, saya mudah kotor! Padahal dia yang malas mencuci dan membuat saya kinclong kembali. Hampir semua orang menyukai saya, saya yakin itu! Saya kan perlambang bersih, kalau hidup bersih pasti akan sehat. Selain itu, saya artinya suci. Arti warna bendera kebangsaan Indonesia demikian, bukan?


Lalu, semenjak empunya blog ini masuk kuliah dan diharuskan memakai seragam berwarna saya, sedikit demi sedikit dia jatuh cinta. Ini fotonya. Foto alay ini diambil ketika pelajaran psikologi ibu dan anak, ada adegan jadi ‘ibu’ di drama mata kuliah tersebut, makanya dia berani peluk boneka dalam kelas.

Jatuh cinta? He-eh! Cinta karena terbiasa gitu deh, ‘trisno jalaran soko kulino’ :D Padahal Trisno itu nama calon mertuanya loh. Mungkin sudah jodoh bakal jadi mantunya Pak Trisno mungkin ya? Aamiin, aamiin.

Eh eh, kok salah fokus?

Jadi, menurut ilmu psikologi, penyuka saya cenderung konvensional, kurang menyukai hal-hal baru. Bukan berarti stagnan itu-itu saja dan akhirnya mati kreativitas, hanya saja kebanyakan takut keluar dari ‘zona aman’, takut resiko. Jadi yang dilakukan setiap hari ialah suatu rutinitas. Kalau sudah mencapai titik klimaks kebosanan, baru deh ‘melangkah’ mencari ‘zona aman’ yang baru.

Yang suka pada saya kebanyakan seorang yang idealis. Contohnya saja empunya blog ini yang blak-blakan dan kalau sudah bilang ‘A’ akan tetap ‘A’ walau orang di sekitarnya menentang. Ia sangat percaya pada dirinya sendiri. Moralnya juga tinggi, katanya sih tidak angkuh dan senang menolong siapa saja. Sampai-sampai mau menolong teman di jejaring sosial yang belum pernah sekalipun bertemu dan sering banget ditipu karena ‘kebaikan’nya. Ini adalah gambaran tipe orang yang tulus. Tulus atau bego ya? Hihi ...

Hal yang dibenci tentulah kebohongan. Bagi yang hobi mengoleksi barang berwarna saya, kejujuran adalah nomor satu. Lalu, kalau ada orang yang berkata sesuatu padanya dan dianggapnya sebagai janji, pasti akan ditagih. Akan terus 'dikejar' hingga orang tersebut memenuhi kata-katanya. Makanya hati-hati banget deh kalau ngobrol dengan pecinta putih! Jangan suka ngasih kata-kata manis yang ternyata omong kosong. Bisa-bisa seumur hidup dicap sebagai pembohong. Baginya kalau udah sekali bohong, pasti akan bohong lagi dan tidak akan pernah dipercaya lagi olehnya. Begitu pun kalau ada orang yang merugikannya, dia tidak akan pernah mau lagi 'menganggapnya'. Pun sebaliknya. Karenanya penyuka putih sebisa mungkin tidak mau mengecewakan orang lain.

Selain itu, yang suka pada saya ialah sosok pecinta damai dan tak suka memihak. Netral. Jadi kalau disuruh vote, ya semua yang dikenalnya di-vote. Kalau vote salah satu, nanti dikira memihak, kan tidak enak hati juga ...

Walau kesannya suka ‘bagi kisah’, sebenarnya sosok yang agak tertutup. White lover hanya punya sedikit teman dekat untuk berbagi hal-hal pribadi. Tapi jangan salah, ia pendengar yang baik bagi seluruh temannya. Pendengar saja, kalau disuruh komentar ya cuma bisa angguk-angguk kepala. Apalagi saat diajak menggosip, hanya bisa diam dan menatap teman-temannya. Pecinta saya selalu terlihat tenang dan mudah berteman dengan siapa saja. Baginya semua makhluk sama saja, tidak ada peng’khusus’an. Mau manusia ataupun hewan, kalau dia suka ya pasti akan diperlakukan dengan baik.





26 komentar:

  1. Hai litha. Saya suka sekali tulisan blogmu yg ini. kesannya si warna 'putih' yg curhat :D
    kalau soal konten artikelnya saya setuju. kenapa ? karena saya mengidolakan "leeteuk" super Junior yg suka bgt warna Putih . hahah , mgkin kedengaran konyol . tapi, apa yg kamu bilang itu semuanya ada di sifatnya leeteuk. sifatnya sdkit trtutup walaupun keliatannya easy going, tdk suka dibohongi dll :D
    Eniwei, keep fighting for your blog yah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat nungguin Leeteuk yang lagi wamil ya, Mbak. He *numpang lewat

      Hapus
    2. ooh GOD! Leeteuk? Cakeeeeep >.<

      Hapus
    3. @ mbak mia : Iyah , smngat ajah . kangenx udh di ubun-ubun :D
      @mbak artha: hahaha , iyah cakep banget :D

      Hapus
  2. wah.. makina ktif nih mbak ngeblognya. Keren. Jadi si putih nih ya yang bercerita.. :D
    Sudut pandang yang baru. Siplah ^^

    BalasHapus
  3. haduhhh terima kasih saya terharu ;) (*loh padahal bukan aku)

    aku juga suka putih mbak Tha ;)

    sudut pandang ceritanya loh... menarik 'objek menceritakan subjek' :) (*bener nggak sih mbak??)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ehrrrhgh ... gak tahu. bikinnya tengah malam jadi gak nyadar juga :O

      Hapus
  4. Bwrbeda sama si merah tadi, yang putih ini kesan bacanya jadi seperti menjadi si putih juga. He.

    Dan yang ini segi pandangan warna-nya dan pemahaman karakteristiknya berasa, kalo makanan mah ini ciamik banget, kalo kulkas ini isinya penuh baru diisi *Plak.

    Btw Pak Tresno. Hihihihi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tulisan kedua harus lebih baik dari yang pertama, Miaaa

      Hapus
  5. putih tuuuh.. punya kesan elegan yah ka ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyeees. apalagi waktu saya pakai seragam kuliah :D

      Hapus
  6. menarik, Mbak tulisannya. hemm... saya kadang suka putih juga. kadang, sih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. samaaa, kadang saya juga suka biru. kadang :p

      Hapus
  7. wew, keren, yang ini kreatif banget mbak! Ide putih yang curhat bikin kita berpikir dengan cara yang lain. Menurut ane sudah ngena mbak, keep fighting ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. oooh yes! saya pasti semangat perang, baku hantam :p

      Hapus
  8. Setuju banget sama post kaka yg inii, bahasany seru lg jd makin seru baca blognyaa!!

    BalasHapus
  9. putih itu suci. dan aku suka banget sama warna putih. :))))
    sudut pandang ceritanya keren mbak. :))

    BalasHapus
  10. Wah, arti warna putih dari sudut pandang yang berbeda. Keren! Sering-sering gini deh, Mbak. Oia, Mbak kan suka kucing *sotoy. Udah pernah belum ng-blog dari sudut pandang kucing? Kalau belum, buat dong, mbak. :D *pengin baca

    BalasHapus
  11. Belajar mengenal orang lain dari warna favorit? Kalau warna favoritnya banyak, gimana mbak.
    Saya pribadi tidak suka warna putih. Kalu hari senin, pasti ngalamat, sampai rumah, warna rok sudah berubah kayak powerenjess, he he :)
    Tapi yang ini lebih fokus, dan lebih menarik dari yang warna hitam dan merah lo mbak. Aku adalah si Putih, hehe

    BalasHapus
  12. Setuju, putih itu cenderung tulus. Tapi ia juga jujur dan apa adanya ^^

    BalasHapus
  13. warna putih selalu identik dengan hal-hal bagus ya. like suci, bersih dan lain-lain..
    salam kenal.

    Beranda Dunia

    BalasHapus
  14. Aku jarang pake putih, karena cepat kotor memang, apalagi kalo pas pake celana putih, hujan turun, oh.. no! :)

    BalasHapus
  15. Ika Mahardika Ningtiyas: he-em, makasih yaaa

    Naelil: kebetulan abis nulis :) bentar ya

    Renny Aryan: iyaaa :) makasih

    Imaniar Hanifa: ah tulus dan jujur
    *meltyyy

    berandadunia: yah begitulah, hehe

    Santi Dewi: hihi, kudu rajin nyuci kalau pakai putih ya? :D

    BalasHapus
  16. i love you, putih..

    BalasHapus

Yang sopan ya ^^