Copyright © Arga Litha
Design by Dzignine
20.10.14

Review: Novel Sebut Saja Mbee!

Judul: Sebut Saja Mbee!
Penulis: @shaunmbeesheep
Tebal: iv + 196 halaman
Cetakan: 1, 2014
Penerbit: Asoka Aksara

Nama gueh (sengaja pake “H” biar gawholl), Mbee. Jangan panggil gue cabe, terong, apalagi terong dicabein. Muke lo aja sini gue ulek! *emosi*. Gue bakalan ngasih lo tentang pengalaman “domba” waktu sekolah. Gue akan kasih penerawangan ke elo semua tentang hal-hal yang gue temuin di sekitar gue mulai dari kancut basah pas jam olahraga, kejombloan angan-angan macari ... (KEPO, gue santet), guru ngeselin, suka duka gue waktu sekolah, sampe masalah pem-bullly-an Dora. Gue kasih contekannya, biar elo nggak ikut ujian remedial. Nih, gentong naga!!!!


Dora yang teraniaya
Beberapa tahun lalu, booming banget kartun Shaun the Sheep. Dora, apalagi. Awalnya saya menduga bahwa @shaunmbeesheep fans berat kedua kartun terseebut. Ternyata saya salah! Sebab dia malah mem-bully boneka Dora dan membuatnya sebagai gantungan dan pocong pintu kelas. Hiyaaa... Sadis!

Di awal cerita, Mbee menjelaskan tentang asal muasal nama kecenya tersebut. Nama aslinya sih dirahasiakan, tapi mari kita sebut aja Mawar #eh Mbee. Dia curhat kalau waktu SD, menjadi kaum terasingkan. Kaum yang kurang mendapat hak istimewa untuk membuat masa SD jadi tak terlupa. Eh nyatanya dia salah, justru masa SD dan masa selanjutnya membuatnya sebeken sekarang. Terutama ya ... masalah kancut basah yang bikin seluruh dunia tahu kalau dulu dia pernah pinjam kancut Riza (dan hingga sekarang belum dikembalikan).

...  Selain itu, gue juga nggak termasuk golongan anak-anak populer waktu SD. Itu semakin membuat gue terasingkan dari tempat ini. Anak-anak yang populer, mainnya sama yang populer. Huft. Dari kecil aja sudah ngebeda-bedain orang. ... (halaman 2)

Selain pesan moral, kita bisa mempelajari aneka karakter orang dari novel ini. Ada beberapa teman anti-mainstream Mbee yang bikin geleng-geleng kepala. Asolichat, salah satunya. Dia anaknya melow abis. Tekad move on-nya pun sangat mendarah daging.

Buktinya, saat Mbee minta tolong diambilkan pulpennya yang terjatuh tepat di belakang Asolichat, si cewek tersebut menolak dan berucap, “Maaf, gue nggak suka ngeliat ke belakang. Gue bukan tipe orang yang selalu ngungkit-ngungkit masa lalu. Gue harus move on. Pelajaran hidup gue masih panjang.”
 
saya punya #SebutSajaMbee
Ah, punya satu teman ‘tak biasa’ saja sudah bikin sakit kepala. Padahal Mbee maih harus berurusan dengan si-Bingung dan si-Lemot dalam mengemban amanat Kepala Sekolah. Bagaimana cara Mbee bertahan hidup? Pun bagaimana cara kita bertahan hidup setelah membaca novel komedi ini? Jangan lupa ikuti juga tes kerjaan apa yang cocok buat kita, ya. Hanya ada di dalam Sebut Saja Mbee. Jangan ketinggalan! Buruan beli sebelum kehabisan! #malahpromo

Kisah Mbee ini kisah nyata, dengan setting sekolah dan rumah. Hei, dia jomblo loh! Bagi kamu yang pengen PDKT dengan Mbee, sangat disarankan untuk mengulik segala informasi di dalam novel ini. Pelajarin sikap Mbee yang alim dan hobi mengaji. Tapi jangan ikuti keusilannya, ya.

Yang bikin baca Sebut Saja Mbee ini makin asyik ialah dengan disajikannya ilustrasi cerita yang menarik. Gak hanya satu, tapi ada beberapa dan tampak semacam komik mini. Sosok Mbee digambarkan dengan selalu memakai hoody, jaket berkupluk kambing. Warnanya putih unyu, ada tanduknya, ada telinganya... Sukaaa! Boleh tahu gak macam gituan bisa dipesan di mana? Mau dong!

Kenapa saat pelajaran sejarah,
kita malah diajarin untuk
mengungkit-ungkit masa lalu terus ya?
-- Mbee




»»  KLIK biar paham...

Happy Milad Day, Vey!

Holaaaa ... lamo tak jumpo^^
Vey, happy milad day, yah. Semoga semua yang kamu inginkan bisa tercapai di tahun ini. Kalaupun tahun ini belum terpenuhi  (karena memang sudah masuk akhir bulan), moga bisa di tahun depan, atau tahun depannya lagi, atau depan depannya lagi! Pokoknya moga tercapai semua deh! Sabar ... Kan Allah menjanjikan pemenuhan doa hambaNya dengan segera atau ditunda dulu sementara waktu =)

Gimana kabar kamu? Bojonego dan taman baca yang ikut kamu kelola? Bagaimana kabar Caboru? Semoga semuanya baik-baik saja dan berjalan baik sebagaimana mestinya. Kalau kabar saya sih yaaa begini ini. blog saya juga masih begini, tapi InsyaAllah bulan depan mau ganti domain. Apa yaa nama yang bagus? Pengennya pakai nama asli saya aja deh. Gimana? Bagus gak? ^^ Vey mau ikut ganti domain juga gak?

Dulu ... kita seriiing banget SMS-an. Sekarang udah enggak lagi. Tapi saya sekarang emang udah jarang SMS-an sama siapapun sih, kecuali sama Mama dan yaaah... Ndoro Li. Ponsel cuma dipakai buat main game, haha. Eh, selama kita berteman ini, sekalipun saya belum tahu suara kamu. Pun belum pernah bersua >.< Padahal kapan hari kamu main ke Kampung Boekoe Surabaya, tapi saya malah gak bisa nemui kamu. Huhuhu .... Moga kapan-kapan kita bisa ketemu, ya? :’)
Vey, apa sekarang kamu mulai membuka identitasmu? Ituuuh... profil picture facebook sempat memperlihatkan wajahmu dengan jelas =) Saya tahu Vey tidak suka memasang potret close up wajah. Tapi gak pa-pa loh sekali-kali, biar makin banyak yang mengenalmu ... Tujuan kita punya akun di dunia maya kan buat nambah banyak teman. Iya kan? ^^

Terakhir, cuma bilang kalau saya senang baca kisah tentang keluargamu. Kamu punya keluarga yang harmonis. Ayah-Ibu-Adik, semuanya rukun. Mungkin itu sesuatu yang tidak saya miliki. Tapi di kemudian hari, saya ingin membangun keluarga seperti keluargamu ... jadi istri yang punya suami yang baik, juga anak-anak yang manis dan kami bisa hidup rukun selamanya. Doakan ya? Moga kamu juga segera menemukan jodoh terbaikmu; lelaki bertanggung jawab seperti ayahmu dan memiliki anak-anak serukun kamu dan adik lelaki-perempuanmu.

Happy milad day, Vey ... Barakallah ...
Semoga terkabul lanjut S2-nya di Ausie atau Jepang.
Allah selalu bersamamu dan menjaga hidupmu =)


Salam manis,
Artha Maula Amalia


»»  KLIK biar paham...
18.10.14

Giveaway: Klik dan Dapat Pulsa

Hai hai ...
Kawan sekalian, tahu gak kalau dunia ini makin kejam? Makin banyak penjahat!

Eh eh, kok tiba-tiba ngomongin penjahat?

Iya...
Jadi, tahu kan kalau saya lagi gencar promoin mobil Mama via sosial media? Yaaa namanya juga anak, pengen bantuin Mama jual mobilnya biar bisa beli mobil baru idaman Mama. Selain saya tulis di blog ini dengan judul Minat Mobil Carry 1990 30jeti, saya juga iklanin di facebook, twitter dan OLX.
SC ini mobil Mama

Nah, beberapa waktu lalu setelah saya ngiklan, ada yang telepon. Bilangnya sukaaa banget sama ini mobil tua, udah fix untuk harga. Bilangnya nunggu Sabtu (hari ini) untuk pembayarannya. Anehnya, ini orang gak tanya alamat rumah kami, gak pengen nengok kondisi mobilnya. Main deal-deal aja.

Terus, Jumat kemarin kan saya dan Mama ke Auto2000 Waru, survey harga termurah. Mbak marketingnya ngasih tahu kalau hari ini ada bursa mobil bekas, siapa tahu mobil Mama bisa ditukartambahin buat DP. Karena Mama udah cocok sama harga di sini, jadilah Mama pengen ikutan even tukar tambah ini. Tapiii ... Mama jadi gak enak sama orang yang katanya sudah sreg sama mobil Mama. Jadilah beliau hubungi itu mas-mas yang selanjutnya enaknya kita sebut Mas-Mbijuk saja.

Mas Mbijuk minta nomor rekening, katanya mau transfer sejumlah uang. Yaa karena saya orangnya mikir baik mulu, saya kasih aja no rekening saya. Terus, Mas Mbijuk bilang kalau udah transfer. Sejam kemudian, saya sama Mama langsung ke ATM, soalnya saya gak bisa ngecek via m-banking. Dan ... gak ada transferan, tuh. Saldo saya sesuai hasil jerih payah saya selama ini.

Pagi tadi, Mas Mbijuk telepon kalau beneran udah transfer. Malah katanya mau di call conference-in sama costumer service Bank Mandiri. Jadi, dia transfer via Bank kece tersebut, tapi katanya eror. Makanya mau disambungin langsung sama CS biar saya bisa denger penjelasan si CS.

CS: Iya benar, Mbak. Ini ada trouble. Sekarang saya sedang berusaha mengirimkannya kembali. Mbak mungkin bisa bantu untuk pengecekannya secara langsung. Lokasi Mbak di mana?

Saya: Ini di depan ATM, Mas (padahal saya lagi di ruangan, jam kerja woooy!)

CS: Baik, ikuti instruksi saya biar transferannya masuk ya. Masukkan kartu pada ATM

Saya: Iya, sudahhh ... (padahal saya lagi duduk-duduk. Jadi dari awal emang sudah saya cuekin. Logikanya, ngapain saya disuruh stand by di ATM. Wong kalau benar sudah transfer, kirim bukti trasferan via email/WA/twitter loo bisa. Ini orangnya yang dodol atau ngira saya dodol?)

CS: Di layar ada tulisan apa?

Saya: Cek saldo, transfer ...

CS: Ada tulisan apa lagi?

Saya jadi teringat momen di mana saya hampir saja kena tipu dengan mentransfer isi tabungan saya pada nomor rekening penelepon saya. Buru-buru saya matikan telepon dan laporan pada Mama, "Mas Mbijuk itu penipu, Ma... Bla bla bla ..."

Ah, memang rawan sekali ya memamerkan nomor ponsel di sosial media. Tapi yaaa gimana lagi, dong? Ini juga sekalian nawar-nawarin ke teman dan saudara di dunia nyata. Namanya usaha. Siapa tahu juga 'jodoh' plus tuan baru si SC, mobil Mama, didapat dari dunia maya. Iya gak?

Maaf tadi curhat, haha. Kebiasaan ih!
Yaa sekalian, biar teman-teman gak jadi korban penipuan seperti saya. Jangan pernah ikuti instruksi penelepon kalian untuk 'main' klik-klik di depan ATM. JANGAN!

Yang mau dapat pulsa gratis, hayuuuk ikuti langkah berikut ya... Tersedia 5 voucher pulsa all operator senilai masing-masing Rp 10.000,- untuk 5 pemenang (lewat undian pastinya). Lumayan ...

1. Buka iklan saya di OLX: http://www.olx.co.id/iklan/suzuki-carry-1-0-karoseri-piala-mas-tahun-1990-72258741.html
2. Klik 2 tombol share di bagian bawah, via twitter dan facebook
3. Kalau sudah, tulis nama akun facebook dan twitter kamu pada komentar di postingan ini.

Secara gak langsung, kawan semua udah bantu saya untuk ikut jualin mobil Mama saya. Makasih yaaa... ^^

Bulan depan, InsyaAllah tanggal 20 November 2014, giveaway ini ditutup. Pengumuman pemenangnya antara tanggal 21 - 24 November 2014. Tepatnya tanggal berapa, kondisional. Soalnya antara tanggal segitu saya lagi ujian ^^ Saya juga gak tahu pastinya ujian tanggal berapa, takutnya kalau pengumuman di tanggal A eh ternyata di tanggal segitu saya gak sempat main interne.

Okay ...
Makasih udah baca ...
dan
makasih udah ikutan giveaway-nyaaa...

Moga pulsanya mengisi nomor ponselmu^^

»»  KLIK biar paham...
15.10.14

Cara Menjadi Istri yang Baik

Wanita mana sih yang tidak ingin menjadi seorang istri yang baik? Saya rasa cita-cita menjadi istri yang baik dan kemudian menjadi ibu yang mampu membesarkan dan mengasuh sang buah hati tak hanya menjadi milik saya, tetapi semua wanita di dunia. Istri sebagai wanita di sisi kepala keluarga sejatinya turut memegang peran teramat penting dalam keutuhan dan keharmonisan rumah tangga. Jadi, amatlah salah apabila banyak persepsi yang meremehkan peran seorang istri, hanya dianggap untuk masak-macak-manak.

Saya memang belum menjadi seorang istri. Untuk nantinya menjadi istri yang baik, sedini mungkin saya menyiapkannya dengan mencari cara tentang bagaimana menjadi istri yang baik. Saya belajar pada lingkungan sekitar, dari berbagai polemik rumah tangga orang-orang yang saya kenal.

Bagaimakah cara menjadi istri yang baik? Tirulah Sayyida Khadijah. Istri pertama Rasulullah dan satu-satunya hingga akhir hayat wanita mulia tersebut, benar-benar bisa menjadi acuan. Tentang watak-perangai beliau tidak akan saya bahas detail di sini, tentulah secara garis besar Kawan semua mengetahuinya. Di sini, saya hanya akan menjabarkan bagaimana cara menjadi istri yang baik yang dirangkum dari pengalaman Mama, ipar dan teman-teman saya.

Langkah pertama untuk menjadi istri yang baik ialah dengan mengikuti firman Allah dalam Surat An-Nur ayat 30 – 31. Itu adalah perintah untuk berhijab, menjaga pandangan dan kemaluan. Dengan demikian, setidaknya telah menjadi wanita solikha. Minimal telah mulia karena telah mampu menjaga dirinya. InsyaAllah juga mampu menjaga jalinan keutuhan rumah tangga, dengan semakin meningkatkan kualitas ibadah agar dekat dengan RabbNya.

Istri yang baik adalah yang mampu menjadi penenang bagi pasangan. Seperti kisah Sayyida Khadijah yang menyelimuti Rasulullah ketika beliau ketakutan. Tutur katanya yang lembut mampu menguatkan Rasulullah. “Demi Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakanrnu. Engkau selalu menghubungkan silaturahim, berbicara benar, memikul beban orang lain, menolong orang papa, menghorrnati tamu, dan membantu meringankan derita dan musibah orang lain,” demikian ujarnya yang dikutip dari buku Dzaujatur-Rasulullah, karya Amru Yusuf.

Mama saya selalu berkata apabila lelaki mulai resah atau lelah, jangan sekali-kali menambah ‘beban’. Misalnya ketika suami pulang kerja, jangan langsung disodori dengan kisah anak-anak yang nakalnya naudzubillah. Jelas saja kepala suami makin mumet dan tekanan darah naik. Yang benar ialah ketika pulang kerja, sambut suami dengan senyum terindah. Bantu bawakan tas dan siapkan minuman hangat di meja. Biarkan suami istirahat. Ketika letih berkurang, barulah ceritakan apa yang kita (sebagai istri) alami. Kalau suasananya tanpa mendung, ngobrol pun jadi nyambung.

Teringat bagaimana kala adik lelaki saya marah dan mengucapkan kata-kata kasar. Adik ipar saya yang juga ikut tersulut emosinya menjawab dengan nada keras. ‘Perang’ semakin besar, hampir saja kekerasan dalam rumah tangga terjadi andai Mama tak melerai. Ah, suatu pelajaran. Kalau suami sedang darah tinggi, lebih baik pergi. Atau tetap diam, agar suasana panas tetap tenang dan mendingin.

Kata teman-teman yang sudah menikah, istri yang baik ialah yang mau terus belajar. Sebab kehidupan tak melulu soal cinta, tapi juga tentang masalah ekonomi karena manusia butuh makan, jalan-jalan dan bersenang-senang. Salah satu cara menerbitkan kembali rasa cinta adalah dengan masakan enak. Ada rasa yang menggelitik suami ketika masakan tersaji di meja makan, karena sebenarnya dalam hati suami bangga memiliki istri yang bisa masak. Karenanya, istri yang baik harus terus belajar agar bisa masak enak.

Istri yang baik haruslah pandai mengatur keuangan keluarga. Kerja atau tidak kerja, harus bisa menabung dan membuat pengeluaran sesuai porsinya. Kalau punya penghasilan yang lebih besar, jangan sampai merasa ‘hebat’ dan mencelanya. Sebab walau bagaimanapun, suami adalah kepala keluarga. 

Saat ijab qabul, Ayah sudah menyerahkan kita pada pria yang dipandang dapat menjadi imam. Apa yang dikatakan suami, selama itu baik dan tidak menyimpang dari perintah Allah, wajib hukumnya untuk dipatuhi. Jangan hanya tampakkan sikap baik selama masa pengenalan sebelum menikah, tapi peliharalah sikap baik tersebut hingga akhir hayat.

Dandan cantik ketika di rumah, di hadapan suami... bukan hanya cantik saat datang di acara resepsi. Bertutur lembut di segala situasi, jangan hanya ketika minta uang karena ingin beli tas trendi. Yang terpenting, sebagai istri yang baik memang harus bisa kontrol emosi. Kalau ada masalah, sekecil apapun, ceritakan dulu pada Allah. Setelah tenang, barulah diskusi dengan suami saat santai sambil menonton televisi.

Semoga apa yang saya tulis mengenai cara menjadi istri yang baik dapat kita terapkan, ya. Semoga ketika saya sudah sah menjadi istri, tidak lupa pada postingan ini. Aamiin.

Engg... tolong jangan tanya tahun berapa saya sah jadi istri, ya? Plizzzz...




Giveaway Istri yang Baik 


»»  KLIK biar paham...

Mari Ikutan Adien's Mini Giveaway

Hai, Kawan... 
Mumpung saya masih bisa aktif internetan, saya buru deh semua giveaway. Haha... Kan bentar lagi udah gak bisa bebas internetan, dipelototin Mama karena gak belajar-belajar buat ujian CPNS. Huhuhu ... Mohon bantuan doanya biar saya bisa lebih giat belajar, nantinya bisa dipermudah dalam pengerjaan soal TKD dan TKB, lulus semua rangkaian tes CPNS dan bisa kembali berselancar di dunia maya. Bisa bersua dengan kalian lagi, komen-komenan lagi dan berburu hadiah lagi. Yay!

Buat kamu yang suka pakai make up, ini nih ada info giveaway yang keceee abis! Adien yang masih 20 tahun lagi bikin Adien's Mini Giveaway loooh. Ikutan yuk! 



Mau kamu suka dandan atau lagi belajar dandan, mau kamu kasih ke Mama / Kakak kamu yang hobi merias diri, atau buat cowok yang mau ngasih kado ke gebetannya, dipersilahkan banget buat rebut hadiahnya. Blogger dan non blogger juga boleh gabung. Pokoknya gak ada diskriminasi, deh. Ayik, kan? Mumpung dibuka hingga 3 Desember 2014, hayyukkk kita serbu mini giveaway ini. Caranya gampang banget kok! Kalau saya saja bisa, masa kamu enggak?

si hadiah idaman
Nah, di mini giveaway yang udah tertunda setahun lamanya ini, saya pengennnn banget dapetin hadiahnya yang elf eyeshadow aneka warna ini. Cerah-cerah banget! Mau pakai gaya dan tema apa, semua warna tersedia.

Tahu gak, bagian wajah yang membuat saya tampak makin ayu tuh yaaa bagian mata. Kalau dapat eyeshadow dari Adien bakal makin cantik-lah (mata) saya. Wikikik. Apalagi kan ntar gratis, bo'! Mau mau mauuuu .... banget! Cantik tapi hemat noooh judulnya.

Alasan kenapa Adien harus menangin saya ialah sebagai ganti rugi karena dia sukses bikin saya iri besar! Saya yang lahir 5 tahun lebih dulu darinya selalu gagal bikin smokey eyes, tapi kenapa dia berhasiiiil? Kenapa? Kenapa dunia ini kejam? #halah


smokey eyes yang sukses
Smokey eyes yang berhasil saya buat malah juga berhasil bikin banyak orang ketakutan. Katanya malah mirip mata kuntilanak >.< Bukannya mereka terlena memandang, yang ada saya merana jadi omongan orang. Huhuhu ...

Lihat deh polesan eye shadow yang berhasil dia buat. Kece kan? Kok bisa kayak seulas-demi-seulas gitu ya? Tipis tapi manis.

Selain itu, alasan pengen dapetin paket eyeshadow penuh warna ialah biar hari-hari saya penuh warna juga. Gak galauuuu melulu. Gak terus hitam mendung abu-abu, gitu. Terus bisa jadi doa agar cepat dilamar dan nikah. Kan katanya kalau paketan lamaran itu ada paket kosmetiknya, naaah... belajarlah saya dari sekarang untuk memakainya. Biar paketan kosmetik dari lamaran (yang bakal datang entah kapan itu) gak sia-sia dan cuma jadi pajangan. Katanya kan semakin sering latihan makainya, semakin mahir dan cantiklah si mata. Hahasyeeek ...


maskaraaaa
Adien juga perlu ganti rugi dalam hal lain, loh. Review-an tentang Oriflame Wonder Lash Waterproof Mascara sukses bikin saya mupeng. Alhasil, gajian bulan ini jadi sedikit terkuras buat beli. Wink! Buat saya yang mudah berkeringat dan sering ucek-ucek mata, waterproof emang udah cucoook banget. Yah walau akhirnya jadi kerja keras pas ngilanginnya. Kalau wudhu masih ada maskaranya dan gak ilang-ilang kan jadi gak sah. Akhirnya beli remover-nya juga #nambahbiaya

Hayooo... pokoknya ganti rugi! Kirim eyeshadow idaman ke rumah saya yaaa... #malak Makanya lain kali bikin review yang biasa-biasa saja. Jangan yang terlalu menarik hingga menggugah jiwa-jiwa konsumen. Hihihi... 

Oiya, menang gak menang, postingan ini gak akan saya hapus walaupun setelah tanggal 25 Desember. Kenapa? Soalnya itu tanggal kelahiran saya. Saya gak mau menghapus masa lalu yang memang sudah jadi bagian hidup saya. Biarlah masa lalu jadi pembelajaran untuk hidup saya yang baru #apasih

Kalau saya dapat yang saya inginkan, pasti nge-review dooong. Buku gratisan saja di-review di tag khusus, apalagi make-up yang bikin saya makin bling-bling, kece dan makin eksis dengan narsisnya di jagat dunia hiburan. #eh Maaf, saya kadang lupa kalau saya bukan artis, hanya seorang tenaga medis yang suka menulis. Percayalah, apa yang saya tulis dalam blog ini pastilah mengundang banyak orang untuk membacanya, entah itu penting ataupun kurang penting. Percayalah ... Percayalah ...

Mogaaa aja pesertanya bisa lebih dari 10 biar hadiahnya gak dikurangi, malah kalau bisa ditambah sih #ngelunjak.

Makasih yaaa... Makin sukses dan semangat ngeblog...


Bwt, minta tolong benerin tombol join GFC-nya. Saya agak kesulitan. Selama ini kan silent reader yang nemu postingan kamu gegara nyari kata kunci tentang make up di mbah gugel, hehehe. Tunggu saya pencet tombol join via GFC-nya ...

kalau bloglovin sih udahhhh

»»  KLIK biar paham...

Surat untuk si BeRanii

Pasuruan, Oktober 2014

Dear Rani,
Haihai, anak Ciapus! Apakah langit secerah senyummu?
Semoga ketika cermati kata, suasana hatimu seceria #TeamHoree. Pun semoga surat ini bisa menggeser posisi es krim dan cokelat.

Bagaimana kabar kedua orang tuamu? Semoga selalu sehat walafiat. Sebagai anak tunggal, kamu harus bisa bahagiakan keduanya. Masih jaga warung? Kudu! Kan bantuin Ibu. Jangan lupa waktu kalau main sama Mobi dan Lumi (yang sekarang masih ‘koma’ di servisan). Kasihan Ibu-Bapak kalau kamu cuekin lagi. Kasihan para pelanggan warung kalau kamu gak dengan riang melayani belanjaan. Otre? Pokoknya kamu harus selalu bersemangat, sesemangat kita saat ikutan dan bikin giveaway! Yay!

Dear pecinta biru,
Alhamdulillah... kita bersua lagi. Ingatkah kau pada pertemuan pertama kita? Iya, perkara motor incaran. Siapa sangka kalau kamu akhirnya beneran menggaet Mobi setelah kesemsem model motor yang saya bahas di blog? Lalu, siapa sangka kalau kamu juga demen ikutan bikin giveaway? Sekarangpun, siapa sangka kalau kamu jadi punya banyak saudara akibat doyan ikut kopi darat teman-teman blogger dan XRAD?
saya dan salah satu antologi Rani

Meski kita belum sekalipun bertatap muka, ada sesuatu yang mengikat jiwa. Bukan saja karena antologi yang pernah kau kirimkan, namun juga akibat terlalu seringnya berbagi kisah keseharian. Saya bak mengenalmu bertahun-tahun lamanya. Walau tak selalu berkomentar, apa yang terjadi padamu selalu saya simak dan diam-diam tersenyum atas kemajuan hidup yang kamu dapatkan. Ini yang membuat saya kembali datang ke ‘rumah’ mayamu, Rani.

Dear kacamata cantik,
Giveaway kamu kali ini mengingatkan pada surat-suratan di inbox facebook: saya-kamu-Vey-Mia-dan teman-teman lainnya. Sayang banget acara yang harusnya rutin itu jadi gak ada kabarnya lagi. Uh! Tapi ... semenjak tahu kalau kamu melebarkan sayap di dunia maya, rasanya ada kupu-kupu yang menggelitik perut saya. Senang!

Rani yang sekarang membuktikan kalau benar-benar beRanii. Selamat karena beRanii move on dari Saputra, punya beberapa akun blog dan media sosial lainnya, domain .com, ikutan kopi darat, rutin ngontes serta bikin reportase lingkungan sekitar. Kamu berhasil memangkas kegaptekan, malah ‘canggih’ kamu dibanding saya.

beda header blog dulu dan sekarang

Dear cewek XRAD,
Saya senang sekaligus cemas baca cerita jalan-jalanmu sama Mobira. Apalagi pada perjalanmu di Bandung, waktu ada hujan deras dan petir yang menyambar.  Walau kau pernah ucapkan, “Cukupkan ketakutan kalian sebesar keberanian yang bisa kalian lakukan”, entah mengapa hati tak tenang seperti galau lepas-pakai handguard. Mungkin saya perlu ikut meninggikan shock agar tidak syok karena tahu kamu jadi pulang malam gara-gara touring.

Dear si nama pena Khirani Pranata,
Kamu sudah membuktikan kalau mampu terlahir kembali. Kini duniamu memang untuk belajar dan berbagi. Doa tulus dari saya hanya semoga kamu tidak ‘angin-anginan’ lagi. Mau mengecap manisnya mengais ilmu di jenjang perguruan tinggi, pun mendapat jodoh terbaik yang tak memisahkanmu dengan keluargamu.

Dear kamu di Kota Hujan,
Seberapa banyak kata yang tertulis, tak akan cukup sampaikan rasa di hati. Tapi semakin banyak tulisan, membuat saya tak mampu menahan rindu yang kian membesar. Terima kasih untuk pertemanan maya yang rasanya nyata ini.

Salam rindu,
Argalitha


»»  KLIK biar paham...
13.10.14

Kartu Pos dari Seoul

Yuhuuu... 
Sekitar jam setengah 3 siang tadi, saya dan Mama baru pulang dinas. Rasanya letih sekali. Mana teriknya sang surya bak memanggang ubun-ubun. Fuih!

Eh pas buka pagar, rasa letih yang menyergap hilang seketika. Tahu kenapa? Ada kartu pos kiriman dari Kak @ubermoon! Bukan kartu pos biasa nih, soalnya langsung dari Seoul, Korea. Ngarepnya sih dikirim dari Pulau Jeju yang ada gambar patung-patung di Jeju Loveland ... hehehehehe #digetokpalu

Setahu saya, Mbak Bulan (empunya @ubermoon namanya Rembulan Indira) ke Korea Selatan sama Mamanya. Aduuuh seneng bangeeet! Saya kapan ya jalan-jalan sama Mama ke luar negeri? Pengen naik pesawat >.< #noraktapibiarin

"Semoga lain kali kamu bisa ke sini dan gantian kirimin aku kartu pos," tulisnya.

Aamiin! Semoga segera ya^^
Minimal ke Arab Saudi-lah.

Ini bentuk kartu posnya. Saya tunjukin ke Mama yang masih di mobil. Mama sukaaaa banget sama gambar gentongnya, katanya kayaknya pas buat vas bunga -.-"

Saya cerita saja kalau di Korea ... yang namanya gentong segede itu tuh gunanya buat nyimpan abu jenazah. Hihi, entah benar atau tidak, sih. Mendengar itu, langsung deh Mama kendor semangatnya buat boyong si gentong, hahahaha. #usil

dari Kak Bulan

Oiya, ini ketiga kalinya saya menang giveaway kartu pos. Tapi... baru kartu pos dari Kak Bulan yang beneran sampai rumah. Entah bagaimana nasib yang lainnya, biar sajalah. Masa dari Korea saja nyampai, yang sama-sama di Indonesia malah nyasar? Ah, kartu pos ini berharga sekali.


»»  KLIK biar paham...